Ribuan jalan terjal telah kutempuh
Tetap kutapaki kerikil tajam yang mengoyak langkahku
Tapi, hanya kali ini, kali ini saja aku tertunduk
Lemah tanpa daya tergolek tanpa nyawa
Kekerasan hatiku, keteguhan hatiku terkoyak sudah
Menjadi sesuatu yang hina dimatanya
Diriku yang sesumbar, berkoar menantang semesta
Terhempas, tersingkir oleh angkuhnya alam raya
Ketika kulihat sinar lembut matanya
Aku tak kuasa untuk bangkit
Merengkuh semua yang telah hilang
Hanya tersisa puing puing kecil hidupku
Berkaca pada cermin kehidupan
Hanya ratusan kegagalan yang tampak
kebencian kurasa suka
Kebanggaan kurasa hampa
Aku ingin menyerah lepas dan musnah
Tapi wajah tanpa dosa selalu menyemangatiku
Kuingin membunuhnya agar aku bebas…lepas…
Tapi aku tak pernah kuasa dan takkan pernah kuasa
Goresan pena cinta selalu menyakiti hati
Tak ada rasa senang sayang hanya benci
Ketika kubuka pintu hatiku
Kosong…hampa dan berdebu
Aku tak pernah bisa menjadi pujangga
Hanya manusia kerdil yang tersiksa oleh dunia
Kebuntuan yang selalu menggelayuti
Ingin kujadikan sebagai pengakhir diri
Aku ingin mati…dalam kesejukan
Aku ingin mati…dalam kehangatan
Haruskah kuakhiri hidup ini
Untuk menggapai ketenangan abadi
Aku MARAH !!!
Aku MUAK !!!
Aku……cinta
Aku masih cinta…cinta…cinta
Bidadari kecil…
Tolong sambut aku
Sandingkan aku disisimu
Aku…sang gila
Gila harta
Gila wanita
Gila dunia
Apakah aku gila, mereka yang gila
Dimana kan kutemukan cinta abadi
Dimana kan kutemukan harta abadi
Dimana kan kutemukan dunia abadi
Ternyata…disini…hanya dihati
Aku…sang gila
Tak butuh pendapatmu
Tak butuh saranmu
Tak butuh oponimu
Aku hanya sang gila
« Jadi bapak tuh repot
masa se yank.bokis bgt kata2nya.lah qu ne zyp.memang psaan ne lg gundah.ga jelas keluarga qt
Waduh mumet…sopo kowe sopo aku
khu khu khu khu
BUTSUBAZZ YA…HA…
ngomong apa kowe??? lg kumat apa??